Jumat, 09 Desember 2016

Lanjutan Review Dinamika...

A.    Hari ke-3 Dinamika PKN-STAN 2015 (Sabtu, 10 Oktober 2015)
      Pengenalan Lingkungan Akademik
Pada hari ke-3 Dinamika, kami maba-miba PKN-STAN 2015 memakai seragam yang berbeda dari hari-hari Dinamika sebelumnya, karena pada sesi ini kami akan bermain-main (out bond). Password untuk hari ini adalah “Berani berbuat berani bertanggungjawab” Di hari sebelumnya kami sudah diberitahu barang" tambahan apa saja yang harus dibawa, seperti slayer dan kertas karton berdiameter 40 cm. Kami juga diberitahu untuk memakai kaos Dinamika yang akan dibagikan oleh raka dan rakanita asistensi kami serta memakai celana olahraga panjang (celana training).
Permainan out bond tersebut antara lain,
1.      Memasukkan paku ke botol : Permainan ini dengan menggunakan slayer yang dibawa masing-masing peserta untuk menutup mata, lalu tiap-tiap orang memegang satu tali raffia yang dipusatnya sudah diberikan paku. Lalu ada satu orang dari kelompok tersebut yang mengoordinasikan kelompok agar paku tersebut masung kedalam botol.
2.      Estafet bola dengan kertas   : Permainan ini diawali dengan maba yang harus mengalirkan 4 bola warna hingga sampai ketempat miba tanpa terjatuh. Apabila bola terjatuh maka harus diulang dari awal.
3.      Estafet karet dengan sedotan: Permainan ini diawali dengan maba yang harus mengestafetkan karet dengan sedotan dengan tangan dibelakang dilanjutkan dengan miba.
4.      Buaya : Dengan karton atau kertas tebal yang dibawa masing-masing peserta, kami harus menyebrangi ‘sungai’ dengan estafet karton diawali oleh maba tanpa tertangkap oleh buaya ( tertangkap adalah buaya dapat mengambil karton ) dalam hal ini buaya adalah raka atau rakanita asistensi dari kelompok lain.
5.      Tabung Helium : Seluruh anggota kelompok memegang tabung helium dan harus menaruh kelantai selurus mungkin.
6.      Bingo : Permainan ini berisi kegiatan untuk lebih mengenal masing-masing orang dalam kelompok. Permainan ini berisikan penyataan-pernyataan tentang ‘siapa dalam kelompok yang seperti ini’ lalu minta tanda tangannya.
Selesai permainan out bond, kami melanjutkan acara dinamika kelompok dan kami di moving-kan menuju gedung D. Disini kami berkumpul satu kelompok dalam satu ruang kelas dan disana raka juga rakanita asistensi masing-masing kelompok mengadakan sesi tanya jawab dengan cara cerdas cermat kelompok. Materi yang diujikan adalah materi dinamika pada hari ke-1 dan hari ke-2, selain bertujuan untuk melihat sampai sejauh mana kami memahami dan menangkap materi pada 2 hari sebelumnya. Alhamdulilah saya dapat membantu kelompok dalam menjawab pertanyaan. Ada tiga kelompok yakni Oek-Oek, Orletto, dan Siwa. Saya masuk di kelompok Orletto. Nama kelompok ini kami ambil dari jingle kelompok kami Rakca 40. Pelajaran yang dapat dipetik pada hari ini adalah kerja sama, kekompakan, mengenal satu dengan yang lain, mampu bersosialisasi dengan baik, adanya kepercayaan terhadap masing-masing anggota kelompok.
B.     Hari ke-4 Dinamika PKN-STAN 2015 (Sabtu, 17 Oktober 2015)
Eksistensi sebagai Makhluk Berketuhanan
             Password Dinamika hari ke-4 adalah “Respect is earned, not taught”. Pada dinamika hari ke-4 ini  bertemakan keagamaan. Jadi kami dikelompokkan berdasarkan agama masing-masing. Bagi yang beragama Islam bertempat di Student Center, Kristen di Gedung G, Katholik di Gedung I, dan Hindu-Budha juga di Gedung I. Saya bertempat di SC dan mendapat kelompok 79.  Dipandu oleh kakak-kakak dari MBM (Masjid Baitul Maal) kami mengikuti acara dengan khidmat apalagi narasumber yang didatangkan luar biasa. Pada acara pertama tanggal 17 Oktober 2015, narasumber kita adalah Bapak Mahendra dan Bapak Budi. Beliau mengatakan bahwa seorang mahasiswa yang cerdas adalah mahasiswa yang dapat menyeimbangkan antara kuliah, belajar, beribadah dan beribadah karena pemuda adalah sebuah potensi yang dapat mengubah bangsa.Di kampus ini Bapak Mahendra harapkan bahwa tiap-tiap mahasiswa tidak hanya fokus untuk belajar tapi juga harus bisa membagi waktunya untuk berorganisasi dan belajar di lingkungan nonakademis, karena di dunia kerja nanti bukan hanya hard skill yang diliat tapi juga dengan soft skill. Aktif di dalam atau di luar kampus juga bisa dilakukan dengan cara aktif dalam lembaga keagamaan. Mendekatkan diri kepada Allah adalah kunci utama untuk dapat bertahan di kampus ini. Allah akan membantu hambanya yang meminta serta memohon kepadanya, maka memintalah kepada-Nya agar kita dapat kuat dan bertahan di kampus ini. Bapak Budi juga mengatakan bahwa dibalik semua jerih payah dan usaha kita ada orang tua yang menunggu hasil dari pembelajaran yang kita lakukan dikampus ini. Apabila kita belum bisa membahagiakan kedua orang tua kita secara utuh, paling tidak jangan menyakiti hatinya. Dan yang terpenting ada 4 hal utama yang harus kita jaga dan tidak boleh kita kecewakan dalam hidup kita yaitu orang tua, agama, Negara, dan nantinya mertua kita.
            Acara selanjutnya adalah acara yang paling mengesankan bagi saya karena kami kedatangan pembicara yang merupakan seniman sastra. Beliau yang membuat novel “Ketika Mas Gagah Pergi”. Adalah Ibu Helvy Tiana Rosa yang merupakan kakak dari penulis buku islami ternama yaitu Asma Nadia.Dengan membawa tema “ Hijrah dan Keindahan Berislam “ Ibu Helvi memperkenalkan rumah produksi filmnya yang sebentar lagi akan meluncurkan film KMGP ( Ketika Mas Gagah Pergi ). Beliau bercerita bahwa awalnya film KMGP diadaptasi dari novel yang ia tulis sendiri pada tahun 1992 dan rencananya akan sudah akan difilm kan sejak tahun 2003. Namun, tidak diproduksi selama 12 tahun karena banyak pertimbangan, dan ada 3 penghambat utama yaitu sponsor rokok, sponsor minuman keras, dan adegan banyak yang tidak memakai jilbab. Tapi, akhirnya diawal tahun 2016 film KMGP akan ditayangkan. Ibu Helvi berharap bahwa sosok Mas Gagah akan menjadi icon anak muda Indonesia dimana Mas Gagah di film ini adalah sebuah sosok yang sudah mengetahui keindahan islam secara utuh dan menemukan arti hidup. Datangnya Ibu Helvi sebagai pembicara  juga ditemani dengan salah satu pemain dari KMGP yaitu Masadji Wijayanto. Adanya Masadji di lokakarya tanggal 17 Oktober 2015 itu sukses membuat para miba histeris dan lebih bersemangat mengikuti lokakarya ke-2 saat itu dikarenakan sosok Masadji yang sangat good looking. Inti dari tema ini adalah hijrah pasti akan dialami tiap-tiap manusia. Namun, hijrah tidak akan datang sendirinya. Hijrah akan datang apabila sang manusia berusaha untuk mencari kemana dan dimana hijrahnya itu. Istiqomah anadalah kunci utama dari menjadi sosok manusia yang lebih baik. Istiqomah adalah konsisten menjalankan yang baik dan benar menurut ajaran Islam, resisten terhadap hal-hal yang buruk dan dilarang oleh agama, dan persisten terhadap ajaran Islam dan lebih gigih serta tekun dalam mencari makna hijrah. InsyaAllah, Ibu Helvi yakin bahwa kita dapat menemukan arti hijrah bagi diri kita sendiri.
             Selesai itu, kami dilanjutkan dengan mentoring bersama mentor kami, Kak Retno yang akrab dipanggil Kak Eno. Kami saling bertukar cerita. Setelah itu, kami kembali dibariskan untuk apel sore dan pulang.

C.    Hari ke-5 Dinamika PKN-STAN 2015 (Sabtu, 24 Oktober 2015)
Pembentukan Karakter
Empat minggu sudah berlalu, kini sampailah pada minggu kelima dimana Dinamika PKN STAN 2015 di mulai. Password Hari Ke-5 Dinamika PKN-STAN 2015 adalah “The best thing in the word is when you can give your smile to other people”. Acara hari ini diisi dengan motivasi agar kami dapat lebih bersemangat mengikuti perkuliahan di PKN STAN ini. Motivator pertama yang datang adalah Bapak Bambang Widjajarso, Ak., Mba. yang  juga merupakan alumni DIII STAN dan melanjutkan S2 ekonomi di Kentucky University USA. Tema yang diangkat dalam  motivasi kali ini adalah “ Mental Juara Mahasiswa PKN STAN “. Beliau mengatakan bahwa jika ingin sukses, maka kami harus serius, rajin berlatih, memiliki mental yang kuat dalam menghadapi masalah apapun. Buatlah planning, seperti pohon harapan, rajinlah memupuk harapan. Mimpi membuat kita tidak bisa tidur jarena ingin segera mewujudkannnya. Cara membangkitkan mental juara, anatara lain:
1.         Berani bermimpi;
2.         Kuatkan tekad untuk mewujudkan mimpi;
3.         Kembangkan sikap kreatif;
4.         Kembangkan sikap pantang menyarah;
5.         Kembangkan sikap terbuka.
Pembicara selanjutnya ada 3 narasumber berbeda yaitu Kak Muhammad Khaidir Rizky Harahap yang merupakan coordinator pelaksanaan dinamika 2014, Bapak Margono yang merupakan dosen PKN STAN, dan Prof. Dr. Haryono Umar yang merupakan guru besar STIE Muhammadiyah Jakarta. Perbincangan kali ini bertemakan “ Paradigma Mahasiswa “.  Kami banyak dijelaskan tentang bagaimana untuk bertahan di PKN STAN. Mahasiswa, sejatinya sudah mempunyai visi dan misi, sudah tahu apa cita-cita dan target yang akan diraih, serta sudah memahami bagaimana cara mencapainya. Para narasumber juga menjelaskan bagaimana perekonomian Indonesia sedang sangat krisis orang yang memahami dan mengerti keuangan, namun, harapan terbesar adalah para mahasiswa dan mahasiswi PKN STAN. Dalam motivasi ini, ketiga narasumber berharap bahwa semua maba dan miba PKN STAN agar bisa menyeimbangkan antara hard skill dan soft skill .Sikap dan perilaku juga harus ditingkatkan, membudayakan 5S yang menjadi identitas dari Kementrian Keuangan. Dan yang terpenting adalah bagaimana kita bisa membagi waktu sebaik mungkin agar tetap memprioritaskan belajar tanpa melupakan pentingnya berorganisasi dan bersosialisasi di kampus.Dan yang terakhir, sebagai mahasiswa, kami dituntut untuk mampu mengenali diri sendiri, meperbaiki diri, mengetahui cara belajar diri sendiri, dan bisa memilih organisasi yang sesuai minat dan bakat agar tidak memberatkan kita selama berada di kampus guna menyalurkan hobi kita agar tetap semangat untuk mengikuti perkuliahan.
Setelah acara selesai mengikuti acara, kami pun sudah diperbolehkan pulang. Tapi tidak berlaku bagi saya karena telah melakukan pelanggaran yakni membawa barang yang seharusnya tidak dibawa. Hal ini bukan saya sengaja melainkan ada suatu kertas yang saya sendiri tidak tahu mengapa ada kertas oil di selipan tas bagian belakang yang kebanyakan orang tidak menyadari juga. Untuk ke depannya, saya harus lebih teliti lagi dalam mengecek sesuatu.


REVIEW DINAMIKA PKN-STAN 2015


A.    Pradinamika (Minggu, 27 September 2015)
Persiapan Umum
Hari pertama bertemu dengan kelompok Rakca 40 merupakan hal yang menyenangkan bagi saya karena bertemu dengan teman-teman yang sebelumnya sudah akrab di grup line Rakca 40 namun belum pernah bertemu secara langsung. Pagi itu saya datang cukup pagi tapi barisan rakca 40 miba sudah hampir penuh. Sedangkan kelompok lain masih pendek-pendek barisannya. Saya berkenalan dengan teman-teman miba rakca 40, seseorang yang pertama saya tanyakan adalah Rachma karena selama ini saya lebih sering chat line dengan dia walau belum pernah bertemu. Tapi sayangnya tidak ada karena rupanya dia belum datang. Beberapa menit kemudian, seorang perempuan duduk disebelah barisan saya, kami berkenalan. Namanya Nia. Saya fikir ada anggota rakca40 yang belum masuk di grup line kami. Ketika saya menyebutkan nama saya Weni. Dia langsung bereaksi bahwa dia adalah Rachma yang selama ini akrab dengan saya. Namanya Rachmania. Oh iya kelompok Rakca 40 didampingi oleh Raka dan Rakanita yang kece dan kalem. Namanya Raka Agus dan Rakanita Devi. Jumlah anggota rakca 40 ada 32 orang, diantaranya 12 miba dan 20 maba.
Setelah apel sejenak di lapangan SC tiang bendera, kemudian kami dipersiapkan untuk masuk ke dalam gedung Student Center dengan berlari. Sampai di dalam gedung Student Center terdengar suara sorakan dari raka dan rakanita kami yang menyambut kami masuk ke dalam gedung Student Center diiringi musik. Kemudian kami dibariskan kembali sesuai kelompok lalu dipersilahkan untuk duduk. Ternyata rakanita Devi sudah di dalam SC sejak tadi menunggu kami dan menyambut kami dengan ceria. MC pun datang dan memulai acara. Kami disuruh berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars STAN dan Totalitas Perjuangan. Diantara kami banyak yang belum hafal Mars STAN. Kemudian kami dipersilahkan duduk kembali. Lalu kakak-kakak MC melanjutkan acara dengan perkenalan koordinator dinamika, diikuti dengan perkenalan panitia-panitia mulai dari BPH hingga konsumsi. Mereka pun menunjukkan yel-yel dan jargon mereka yang menurut saya menarik dan lucu. Setelah itu ada video yang menayangkan tentang “Perjuangan masuk STAN" dari awal hingga akhir. Kemudian ada ice breaking dari kakak-kakak panitia acara. Kami pun berdiri, menari dan bernyanyi bersama diiringi dengan musik.
Setelah acara di Student Center berakhir, kami pun menempati tempat apel kembali. Berbaris, diberi pengarahan, dan pulang. Acara Pradinamika pun selesai, namun kelompok kami berkumpul sejenak dan memulai diskusi mengenai hiasan papan kelompok dan penugasan lainnya seperti co card dan buku yang harus memiliki kertas nusantara yang sama. Untungnya ada Wira yang tanggap dan sudah mempersiapkan itu. Selain itu kami juga berkenalan dan mulai mengerjakan penugasan biodata teman satu kelompok. Acara kerja kelompok pun dilanjut lagi pada pukul 2 siang.

B.     Hari Ke-1 Dinamika PKN-STAN 2015 (Senin, 28 September 2015)
Pengenalan Kampus
Hari pertama Dinamika seharusnya menjadi awal yang baik bagi saya. Namun, ada saja halangan untuk mencapai itu. Ada hal yang menyebalkan pada hari itu adalah saya melakukan kesalahan yakni menggunakan jilbab yang tidak sesuai aturan. Kata rakanita P2 itu disebabkan karena jilbab saya terlalu transparan dan sebaiknya di double. Padahal waktu pradinamika kemarin saya sudah memakai jilbab yang double tapi teman-teman yang lain memakai jilbab paris tanpa di double dan tidak ada sanksi. Tapi mau bagaimana lagi, karena memang sudah aturan seperti itu. Akhirnya kartu pelanggaran saya pada hari pertama telah ternodai. Malu sekali rasanya nama ini dipanggil karena pelanggaran. Dan saya beritikad keesokan harinya untuk tidak melakukan kesalahan lagi. Untuk masalah password dan lain sebagainya Alhamdulilah tidak ada masalah. Password untuk hari ke 1 adalah “ Sebagai mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN kami siap mengabdikan diri secara utuh, penuh, dan menyeluruh. Serta menjaga nama baik almamater dengan penuh kebanggaan dan kecintaan”. Setelah diminta password dan diperiksa kelengkapan atribut, kami disuruh duduk di lapangan. Kemudian raka P2 menyuruh kami berdiri untuk berlatih apel pagi bersama salah satu anggota Kopasus. Kami pun dibariskan dan diajarkan bagaimana aturan baris-berbaris yang benar.
Seperti Pradinamika kemarin, setelah apel kami dipersiapkan moving untuk masuk ke gedung Student Center dengan berlari. Sesampainya didalam, kami disambut kembali dengan sorakan dari raka dan rakanita kami, serta bendera yang mereka kibarkan dengan diiringi musik. Beberapa saat kemudian kami dipersilahkan untuk duduk. Tak lama kemudian, MC pun datang dan memberi instruksi untuk berdiri menyambut Bapak Kusmanadji beserta jajaran-jajarannya. Kami pun bersorak sorai dan bertepuk tangan sembari mereka berjalan melewati kami. Lalu MC pun mempersilahkan Pak Kusmanadji untuk memukul gong yang menandakan bahwa acara Dinamika PKN STAN 2015 telah dibuka. Bapak Kusmanadji pun memberi sambutan dan memberikan beberapa materi kepada kami mengenai sejarah perkembangan/berdirinya PKN STAN. Beliau juga menjelaskan 9 spesialisasi yang ada di PKN STAN, diantaranya:
1.                  Spesialisasi DIII Akuntansi
2.                  Spesialisasi DI Kepabeanan dan Cukai
3.                  Spesialisasi DIII Kepabeanan dan Cukai
4.                  Spesialisasi DI Pajak
5.                  Spesialisasi DIII Pajak
6.                  Spesialisasi DIII Penilai
7.                  Spesialisasi DI Kebendaharaan Negara
8.                  Spesialisasi DIII Kebendaharaan Negara
9.                  Spesialisasi DIII Manajemen Aset
Serta struktur organisasi PNS(tingkat jabatan struktural) yang antara lain sebagai berikut :
1.      Eselon I terdiri dari Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Badan, dan lain-lain
2.      Eselon II terdiri dari Kepala Biro, Kepala Pusat, Sekretaris Direktorat Jenderal, Sekretaris Badan, dan lain-lain
3.      Eselon III terdiri dari Kepala Bagian, Kepala Bidang, dan lain-lain
4.      Eselon IV terdiri dari Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi.
Selain itu beliau juga menjelaskan persebaran Balai Diklat Keuangan (BDK) yaitu Medan, Palembang, Cimahi, Pekanbaru, Yogyakarta, Malang, Denpasar, Pontianak, Balikpapan, Manado, dan Makassar. Serta tak lupa memberi wejangan kepada kita agar menjadi maba dan miba yang kuat, cerdas, bertanggung jawab dan berintegritas untuk menjadi punggawa keuangan yang hebat.
Untuk pembicara selanjutnya adalah Ibu Sumiyati yang menjabat sebagai Ketua BPPK (Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan), sebelumnya beliau  menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan. Setelah memberikan kata sambutan dan motivasi kepada kami, Ibu Sumiyati menjelaskan seberapa besar anggaran yang digunakan untuk PKN STAN yaitu sekitar 88 milyar rupiah dan itu bukan uang yang sedikit, maka dari itu diharapkan para mahasiswa maupun mahasiswi PKN STAN menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab atas kesempatannya untuk berkuliah di PKN STAN ini. Beliau juga berpesan pada kami semua agar tetap semangat dalam menjalani perkuliahan dan terus menjaga kesehatan agar dapat menghasilkan IPK yang memuaskan selama berkuliah di PKN STAN. Beberapa jam pun berlalu, Ibu Sumiyati pun selesai memberikan kata-kata motivasinya kepada kami. Saya sangat kagum dengan beliau karena walau pun seorang wanita tapi mampu mengemban amanah sebagai Ketua BPPK. Dan saya sudah sangat familiar dengan nama beliau karena beliau lah yang menandatangani surat pengumuman kelulusan kami maba-miba PKN-STAN 2015 pada tanggal 20 September 2015 yang lalu. Setelah itu, kami yang beragama Islam menunaikan sholat Dhuhur berjamaah di dalam SC, sedangkan maba-miba yang beragama lain diarahkan ke luar SC oleh raka-rakanita P2.
Setelah sholat, acara selanjutnya adalah tour keliling kampus PKN STAN bersama raka-rakanita kami. Sambil berjalan, kami dijelaskan dan diberitahukan tentang gedung-gedung beserta fungsinya. Kami juga bertanya tentang letak gedung yang belum kami ketahui. Satu jam pun berlalu, kami kembali menuju ke lapangan Student Center untuk melakukan apel sore. Kami dipimpin oleh salah satu anggota Kopasus yang kembali mengajari kami aturan baris-berbaris yang benar dan berdisiplin. Beberapa menit kemudian, apel sore pun selesai dan kami boleh pulang. Tapi, berhubung hari ini saya sudah melakukan pelanggaran, harus menerima konsekuensi yang ada yakni hukuman. Karena pada hari itu saya sedang tidak enak badan, akhirnya pada pertengahan kegiatan hukuman, saya masuk di tim medis untuk beristirahat dan meminta kayu putih. Dan akhirnya pulang juga. Ketika saya pulang, Raka dan rakanita P2 menanyakan kesehatan saya dan mereka berpesan untuk istirahat dan menjaga kesehatan.
C.    Hari Ke-2 Dinamika PKN-STAN 2015 (Sabtu, 3 Oktober 2015)
Pengembangan Potensi Diri
Sabtu ini, kami kembali melaksanakan Dinamika dengan password “Disiplin adalah napasku. Alhamdulilah pada hari ini kartu pelanggaran saya bersih. Hari ke-2 Dinamika tidak jauh berbeda dengan hari pertama. Seperti biasa setelah memasuki gerbang, password, baris, apel, dan yang satu ini yang berbeda dari sebelumnya yakni adanya sidak. Maba-miba setelah dilakukan sidak ternyata masih banyak yang tercatat melakukan pelanggaran. Tapi sebenarnya itu untuk kebaikan kami sendiri. Setelah itu, kami memasuki SC dan untuk kali ini pembicara acara kami adalah Bapak Budi Setiawan yang menjabat sebagai  sekretariat akuntan dan Bapak Yuniarto Hadi Wibowo menjabat sebagai ajun akuntan. Beliau-beliau merupakan sekretariat PKN STAN dan pengurus organisasi mahasiswa di kampus ini. Dalam materinya, Bapak Budi dan Bapak Yuniarto mengatakan bahwa terdapat 65000 orang yang mendaftar USM PKN STAN tahun 2015 ini dan hanya 3650 orang yang lulus atau sekitar 6% dari 100% orang yang memperebutkan kursi PKN STAN ini. Sebagai gambaran matrialistis bahwa bibit unggul PKN STAN ada 3650 orang, maka jika berkurang saja satu orang negara akan rugi. Beliau  juga menambahkan bahwa drop out sangat mungkin dan sering terjadi di PKN STAN dan mayoritas dari spesialisasi akuntansi, namun, motivasikan diri agar tercipta suatu paradigma berpikir bahwa DO adalah sebuah pacuan agar terus belajar giat dan berusaha. Bapak Budi juga menambahkan bahwa semua property yang ada di kampus ini dapat digunakan sebaik mungkin dan penuh tanggung jawab. Lalu, tersedianya ruang multimedia sebagai ruangan belajar mahasiswa da nada pula ruang baca agar para mahasiswa dapat melaksanakan tugasnya dengan tenang dan individual.
Ada pun peraturan umum PKN STAN diantaranya:
1.   Kehadiran 80%, maksimal 3 kali pada satu mata kuliah
2.   Tidak diperkenankan melaksanakan kuliah gabungan/pararel antarkelas
3.   Tidak boleh mentolelir sifat-sifat yang melanggar integritas yang mempunyai sanksi tegas yaitu drop out
4.   Ujian susulan diperkenankan apabila :
a)      Kerabat terdekat meninggal
b)      Sakit keras
c)      Mahasiswa mengikuti kegiatan internasional dengan direktur PKN STAN
Mahasiswa juga akan dipastikan lulus apabila :
1. IPK minimal 2,60 disemester 1;
2. IPK minimal 2,75 disemester 2-6;
3.Tidak mendapatkan nilai ‘D’ pada mata kuliah MPK, MPB, dan MKB;
4. Tidak boleh mendapatkan nilai ‘D’ lebih dari dua pada mata kuliah MKK dan MBB;
5. Tidak boleh mendapatkan nilai ‘E’ pada semua mata kuliah.
Beliau menambahkan bahwa di PKN STAN terdapat tiga komponen nilai yang menyusun IPK yaitu UTS sekitar 30-45%, UAS 30-45%, dan nilai keaktifan sebanyak 10-40%. Bapak Budi dan Bapak Yuniarto juga menekankan bahwa tidak ada remedial pada tiap mata kuliah.
Pada acara berikutnya adalah pengenalan organisasi per spesialisasi di STAN yang awalnya ada 6 organisasi yaitu :
1.   HIMAS ( Himpunan Mahasiswa Akuntansi);
2.   IMP      (Ikatan Mahasiswa Pajak);
3.   HMP     (Himpunan Mahasiswa Penilai);
4.   HIMA PPLN : (Himpunan Mahasiswa Pengurusan Piutang dan Lelang Negara);
5.   FOKMA :(Forum Mahasiswa Kebendaharaan Negara);
6.   HMBC :  (Himpunan Mahasiswa Kepabeanan dan Cukai).
Namun setelah berubah nama menjadi PKN STAN maka berubah pula organisasi yang ada di PKN STAN menjadi Himpunan Mahasiswa Jurusan yang terbagi oleh :
1.   HMJ Akuntansi;
2.   HMJ Pajak dan Penilai;
3.   HMJ Kepabeanan dan Cukai;
4.   HMJ Manajemen Keuangan ( Kebendaharaan Negara dan Manajemen Aset ) .
                   Acara selanjutnya adalah talkshow. Sebelumnya, masing-masing dari kami dipisahkan dan dikumpulkan kembali sesuai dengan spesialisasinya. Spesialisasi Penilai, Manajemen Aset, Bea dan Cukai, serta Kebendaharaan Negara pindah ke tempat lain. Sedangkan spesialisasi Pajak dan Akuntansi tetap di gedung Student Center dan dibariskan per spesialisasi. Saya pun berbaris dengan teman-teman Pajak . Kemudian MC datang dan menyapa kami. Sebelum talkshow dimulai, MC memperkenalkan dan menjelaskan biodata moderator serta pencapaian apa saja yang di capai oleh moderator. Begitu pula moderator membacakan biodata serta prestasi narasumber. Kali ini ada dua narasumber yang akan berbagi pengalaman selama berkuliah di kampus PKN-STAN sekaligus menjadi inspirator kami bahwa kuliah bukan sekedar belajar akademis tapi juga belajar berorganisasi, yakni Kak Kurnia Kusuma Syafitri yang menjadi Wakil Ketua Angkatan Pajak STAN dan menjadi 10  besar pajak STAN , yang kedua adalah Kak Abdillah Hanif yang merupakan Ketua Bidang Pengembangan Mahasiswa STAN, dan Kak Ahmad SInggih Febrianto yang merupakan Ketua Himas Akuntansi. Dalam talkshow ini Kak Kurnia dan Kak Hanif fokus untuk mengajak para maba dan miba untuk terus berkarya dan menjadi mahasiswa aktif selama berada di kampus ini. Mereka juga memberikan gambaran mahasiswa aktif, bahwa adalah salah besar apabila orang yang aktif berorganisasi akan melupakan akademisnya. Ketiga orang ini adalah 3 orang yang aktif berorganisasi namun tetap memiliki IPK yang cemerlang. Mengapa? Karena menurut mereka bahwa semakin sibuk seseorang maka orang itu akan makin pintar untuk membagi waktu. Jangan menjadi mahasiswa yang kupu-kupu ( kuliah pulang ) karena akan sayang sekali bahwa masa kita menjadi mahasiswa tidak diimbangkan dengan kepintaran berorganisasi.
Selesai talkshow, kami keluar dari SC untuk kumpul perspesialisasi dan perkelas. Kami berkumpul bersama dan membuat yel-yel. Setelah itu, kami yang muslim sholat dan makan siang. Dan masuk lagi di SC yang acaranya diisi oleh IMP (Ikatan Mahasiswa Pajak) yang menjelaskan bahwa di IMP terdapat 5 departemen dan 2 BPH (Badan Pengurus Harian), juga program kerja yang antara lain ada Taxer Games, Tentir Mahasiswa Pajak, Taxer Chit Chat, Taxer of the year, Meet the mentor, KPK, dan ITF (Indonesian Tax Festifal). Kakak-kakak dari IMP juga menyediakan game untuk kami, tapi saya tidak berpartisipasi karena hanya diambil 5 orang per kelas dan saya memanfaatkan  waktu untuk tidur. Dan akhirnya, acara selesai. Kami kembali mengikuti apel di lapangan SC tiber. Apel sore pun selesai sekaligus menutup acara Dinamika PKN-STAN 2015 hari kedua.

 Hari ke-3 ada di postingan selanjutnya ya..

Selasa, 12 Juli 2016

Dinamika PKN STAN

Selamat siang.. tak terasa sebentar lagi adik-adik SMA mau memasuki kuliah yah? Bagi adik-adik yang sudah diterima di PKN STAN dan kepo banget dengan Dinamika yakni ospeknya STAN, tenang aja kakak akan berbagi cerita pada kalian berdasarkan pengalaman Dinamika tahun kemarin 2015.

Dinamika PKN STAN
Dinamika adalah singkatan dari “Studi Perdana Memasuki Kampus”, merupakan bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Politeknik Keuangan Negara STAN untuk menyambut para mahasiswa baru yang akan menjalankan perkuliahan di Politeknik Keuangan Negara STAN. Dinamika sendiri adalah acara tahunan setiap ada penerimaan mahasiswa baru yang didalamnya berisi gambaran singkat mengenai kehidupan di kampus selama satu tahun atau tiga tahun kedepan yang bertujuan  agar para mahasiswa baru mengerti bagaimana kebudayaan kampus, lebih jelas mengenai peraturan kampus, tata cara perkuliahan, dll.
Dinamika 2015 memiliki tema “METAMORPHOSA” yang merupakan singkatan dari Mahasiswa Cerdas, Tangguh, Bermoral, sebagai Pembaharu dan Solusi Bangsa, menggambarkan perubahan maba dari yang sebelumnya siswa/i sekolah menengah atas menjadi mahasiswa PKN STAN. Selain itu, tema ini jugamenggambarkan STAN yang baru-baru ini melakukan transformasi kelembagaan menjadi PKN STAN sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 137/PMK.01/2015 tentang organisasi dan tata kerja Politeknik Keuangan Negara STAN. Dengan tema “METAMORPHOSA” ini, diharapkan agar mahasiswa baru PKN STAN sebagai calon punggawa keuangan negara dapat bermetamorfosis menjadi Mahasiswa yang cerdas, tangguh dan bermoral sehingga dapat menjadi pembaharu bangsa.
Dinamika bersifat WAJIB untuk diikuti oleh seluruh mahasiswa/i baru baik D-I, D-III, maupun D-IV PKN STAN. Apabila tidak mengikuti maka dianggap mengundurkan diri dari PKN STAN. Dinamika tidak bersifat perpeloncoan antara senior kepada junior. Tidak ada istilah balas dendam dalam kamus Dinamika PKN STAN.
Dinamika PKN STAN kali ini memiliki tiga konsep utama, yaitu;
1.      Mengenal diri. Dinamika 2015 mempunyai tujuan agar mahasiswa PKN STAN mampu mengenali dirinya sendiri berupa potensi, kekuatan, kelemahan, pola pikir, dan karakternya agar ketika di PKN STAN, mahasiswa mampu mengikuti perkembangan akademis dan non akademis dengan baik sehingga pembelajaran di PKN STAN menjadi lebih optimal.
2.      Mengenal kelompok. Dengan berubahnya status siswa menjadi mahasiswa, akan banyak tantangan dari lingkungan sekitar yang dapat menurunkan semangat mahasiswa untuk aktif dan berkembang. Dinamika 2015 akan fokus untuk mengeratkan semangat kebersamaan antarmahasiswa baru sehingga kepercayaan diri mahasiswa baru akan tumbuh dan diharapkan akan menunjang semangat untuk aktif dan berkembang di dunia kampus.
3.      Mengenal PKN STAN dan lingkungannya. Dengan status kampus PKN STAN sebagai kampus kedinasan, mahasiswa perlu menyesuaikan diri dengan tata tertib dan ketentuan akademis di PKN STAN. Pengenalan terhadap sistem pendidikan kampus PKN STAN yang berbeda dengan kampus lain menjadi salah satu tujuan pelaksanaan Dinamika 2015 ini agar mahasiswa sudah mengetahui seluruh tata tertib dan ketentuan akademis ini pada saat masuk perkuliahan.
Sumber: http://dinamikastan.com/

mana ceritanya kok ga ada kak? okee di postingan selanjutnya ya...

Minggu, 10 April 2016

Kampus Impian

Udah setahun ga nulis jadi gugup mau mulai nulis lagi dari mana. Kalo liat postinganku sebelumnya rasanya malu banget nulis gitu ditambah orang yang ku maksud disitu udah baca T.T tak apa lah kan semua butuh proses.
Aku terinspirasi buat ng-post lagi tuh dari mas Kaesang di blognya misterkacang.blogspot.co.id lucu banget. Pingin bikin cerita yang lucu kayak gitu tapi ga ada yang lucu jadi bingung dah.
Oh iya aku mau share tentang kampus baru dan kampus impianku sedari dulu ini nih (kayak lagu bengawan solo aja) sedari dulu kala menjadi perhatian insani hehe. Terlepas dari ceritaku tentang mantanku yang sempat bikin aku mellow, galau berkepanjangan kayak musim kemarau. Ya tau lah dilihat dari postinganku dulu super duper mellow karena patah hati.
Yap teman-teman ini lah kampus impianku yang sekarang bener-bener resmi jadi kampus tempatku belajar dan mengabdi pada negara (ceilah).
  
 


Foto ini aku ambil dari facebookku yang kebetulan baru kemarin dikomen sama kakaknya mantanku. Dia nanya kalo aku sekarang di kampus ini yang dia kira tadinya aku di UNSOED, dia pun tanya tentang jurusanku yang dia kira sejurusan sama adeknya. Hm… ya engga bisa sejurusan juga la ya tinggiku aja ga nyampe satu setengah meter (ini bukan merendah tapi emang rendah alias tidak tinggi wkwk).
Katanya terlepas dari mantan? Kok masih ngomongin mantan? Ups.. ini ngomongin mantan tapi kan udah ga ngomongin hati.. masih pembelaan aja nih hehe
Tapi serius kok udah ga ada apa-apa lagi sama mantan karena sekarang memang sudah ada seseorang disampingku walau akhirnya LDR-an juga hiks hiks
Ini kampusku, aku bangga, seneng, dan ga menyangka bisa menginjakkan kakiku kembali di kampus impian yang sempat aku jumpai 3 tahun lalu. Aku kesini bukan untuk menyusul mas mantan ya.. ini murni cita-cita yang sempat tertunda dua tahun.
Cerita lebih lengkap tentang perjalananku menjelajah kampus-kampus negeri di Indonesia sedang dalam proses J