A.
Pradinamika
(Minggu, 27 September 2015)
Persiapan Umum
Hari pertama bertemu dengan
kelompok Rakca 40 merupakan hal yang menyenangkan bagi saya karena bertemu
dengan teman-teman yang sebelumnya sudah akrab di grup line Rakca 40 namun
belum pernah bertemu secara langsung. Pagi itu saya datang cukup pagi tapi
barisan rakca 40 miba sudah hampir penuh. Sedangkan kelompok lain masih
pendek-pendek barisannya. Saya berkenalan dengan teman-teman miba rakca 40,
seseorang yang pertama saya tanyakan adalah Rachma karena selama ini saya lebih
sering chat line dengan dia walau belum pernah bertemu. Tapi sayangnya tidak
ada karena rupanya dia belum datang. Beberapa menit kemudian, seorang perempuan
duduk disebelah barisan saya, kami berkenalan. Namanya Nia. Saya fikir ada
anggota rakca40 yang belum masuk di grup line kami. Ketika saya menyebutkan
nama saya Weni. Dia langsung bereaksi bahwa dia adalah Rachma yang selama ini
akrab dengan saya. Namanya Rachmania. Oh iya kelompok Rakca 40 didampingi oleh
Raka dan Rakanita yang kece dan kalem. Namanya Raka Agus dan Rakanita Devi.
Jumlah anggota rakca 40 ada 32 orang, diantaranya 12 miba dan 20 maba.
Setelah apel sejenak di lapangan SC
tiang bendera, kemudian
kami dipersiapkan untuk masuk ke dalam gedung Student Center dengan berlari. Sampai di dalam gedung Student
Center terdengar suara sorakan dari raka dan rakanita kami yang menyambut kami
masuk ke dalam gedung Student Center diiringi musik. Kemudian kami dibariskan
kembali sesuai kelompok lalu dipersilahkan untuk duduk. Ternyata rakanita Devi
sudah di dalam SC sejak tadi menunggu kami dan menyambut kami dengan ceria. MC
pun datang dan memulai acara. Kami disuruh berdiri untuk menyanyikan lagu
Indonesia Raya, Mars STAN dan Totalitas Perjuangan. Diantara kami banyak yang
belum hafal Mars STAN. Kemudian kami dipersilahkan duduk kembali. Lalu
kakak-kakak MC melanjutkan acara dengan perkenalan koordinator dinamika,
diikuti dengan perkenalan panitia-panitia mulai dari BPH hingga konsumsi.
Mereka pun menunjukkan yel-yel dan jargon mereka yang menurut saya menarik dan
lucu. Setelah itu ada video yang menayangkan tentang “Perjuangan masuk
STAN" dari awal hingga akhir. Kemudian ada ice breaking dari kakak-kakak
panitia acara. Kami pun berdiri, menari dan bernyanyi bersama diiringi dengan
musik.
Setelah
acara di Student Center berakhir,
kami pun menempati tempat apel kembali. Berbaris, diberi pengarahan, dan
pulang. Acara Pradinamika pun selesai, namun kelompok kami berkumpul sejenak
dan memulai diskusi mengenai hiasan papan kelompok dan penugasan lainnya
seperti co card dan buku yang harus memiliki kertas nusantara yang sama.
Untungnya ada Wira yang tanggap dan sudah mempersiapkan itu. Selain itu kami
juga berkenalan dan mulai mengerjakan penugasan biodata teman satu kelompok.
Acara kerja kelompok pun dilanjut lagi pada pukul 2 siang.
B.
Hari Ke-1 Dinamika PKN-STAN
2015 (Senin, 28 September 2015)
Pengenalan Kampus
Hari
pertama Dinamika seharusnya menjadi awal yang baik bagi saya. Namun, ada saja
halangan untuk mencapai itu. Ada hal yang menyebalkan pada hari itu adalah saya
melakukan kesalahan yakni menggunakan jilbab yang tidak sesuai aturan. Kata
rakanita P2 itu disebabkan karena jilbab saya terlalu transparan dan sebaiknya
di double. Padahal waktu pradinamika kemarin saya sudah memakai jilbab yang
double tapi teman-teman yang lain memakai jilbab paris tanpa di double dan
tidak ada sanksi. Tapi mau bagaimana lagi, karena memang sudah aturan seperti
itu. Akhirnya kartu pelanggaran saya pada hari pertama telah ternodai. Malu
sekali rasanya nama ini dipanggil karena pelanggaran. Dan saya beritikad
keesokan harinya untuk tidak melakukan kesalahan lagi. Untuk masalah password
dan lain sebagainya Alhamdulilah tidak ada masalah. Password untuk hari ke 1 adalah “ Sebagai mahasiswa Politeknik
Keuangan Negara STAN kami siap mengabdikan diri secara utuh, penuh, dan
menyeluruh. Serta menjaga nama baik almamater dengan penuh kebanggaan dan
kecintaan”. Setelah diminta password dan diperiksa
kelengkapan atribut, kami disuruh duduk di lapangan. Kemudian raka P2 menyuruh
kami berdiri untuk berlatih apel pagi bersama salah satu anggota Kopasus. Kami
pun dibariskan dan diajarkan bagaimana aturan baris-berbaris yang benar.
Seperti Pradinamika kemarin, setelah apel kami dipersiapkan moving untuk masuk ke gedung Student Center dengan berlari.
Sesampainya didalam, kami disambut kembali dengan sorakan dari raka dan
rakanita kami, serta bendera yang mereka kibarkan dengan diiringi musik.
Beberapa saat kemudian kami dipersilahkan untuk duduk. Tak lama kemudian, MC
pun datang dan memberi instruksi untuk berdiri menyambut Bapak Kusmanadji
beserta jajaran-jajarannya. Kami pun bersorak sorai dan bertepuk tangan sembari
mereka berjalan melewati kami. Lalu MC pun mempersilahkan Pak Kusmanadji untuk
memukul gong yang menandakan bahwa acara Dinamika PKN STAN 2015 telah dibuka. Bapak
Kusmanadji pun memberi sambutan dan memberikan beberapa materi kepada kami
mengenai sejarah perkembangan/berdirinya PKN STAN. Beliau juga menjelaskan 9
spesialisasi yang ada di PKN STAN, diantaranya:
1.
Spesialisasi DIII Akuntansi
2.
Spesialisasi DI Kepabeanan dan Cukai
3.
Spesialisasi DIII Kepabeanan dan Cukai
4.
Spesialisasi DI Pajak
5.
Spesialisasi DIII Pajak
6.
Spesialisasi DIII Penilai
7.
Spesialisasi DI Kebendaharaan Negara
8.
Spesialisasi DIII Kebendaharaan Negara
9.
Spesialisasi DIII Manajemen Aset
Serta struktur organisasi PNS(tingkat
jabatan struktural) yang antara lain sebagai berikut :
1. Eselon
I terdiri dari Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal,
Kepala Badan, dan lain-lain
2. Eselon
II terdiri dari Kepala Biro, Kepala Pusat, Sekretaris Direktorat Jenderal,
Sekretaris Badan, dan lain-lain
3. Eselon
III terdiri dari Kepala Bagian, Kepala Bidang, dan lain-lain
4. Eselon
IV terdiri dari Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi.
Selain itu beliau juga
menjelaskan persebaran Balai Diklat Keuangan (BDK) yaitu
Medan, Palembang, Cimahi, Pekanbaru, Yogyakarta, Malang, Denpasar, Pontianak,
Balikpapan, Manado, dan Makassar. Serta tak lupa memberi wejangan kepada kita
agar menjadi maba dan miba yang kuat, cerdas, bertanggung jawab dan berintegritas
untuk menjadi punggawa keuangan yang hebat.
Untuk pembicara selanjutnya adalah Ibu
Sumiyati yang menjabat sebagai Ketua BPPK (Badan Pendidikan dan Pelatihan
Keuangan), sebelumnya beliau menjabat
sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian
Keuangan. Setelah memberikan kata sambutan dan motivasi kepada kami, Ibu
Sumiyati menjelaskan seberapa besar anggaran yang digunakan untuk PKN STAN yaitu
sekitar 88 milyar rupiah dan itu bukan uang yang sedikit, maka dari itu
diharapkan para mahasiswa maupun mahasiswi PKN STAN menjadi mahasiswa yang
bertanggung jawab atas kesempatannya untuk berkuliah di PKN STAN ini. Beliau juga
berpesan pada kami semua agar tetap semangat dalam menjalani perkuliahan dan
terus menjaga kesehatan agar dapat menghasilkan IPK yang memuaskan selama
berkuliah di PKN STAN. Beberapa jam pun berlalu, Ibu Sumiyati pun
selesai memberikan kata-kata motivasinya kepada kami. Saya sangat kagum dengan
beliau karena walau pun seorang wanita tapi mampu mengemban amanah sebagai
Ketua BPPK. Dan saya sudah sangat familiar dengan nama beliau karena beliau lah
yang menandatangani surat pengumuman kelulusan kami maba-miba PKN-STAN 2015
pada tanggal 20 September 2015 yang lalu. Setelah itu, kami yang beragama Islam
menunaikan sholat Dhuhur berjamaah di dalam SC, sedangkan maba-miba yang beragama
lain diarahkan ke luar SC oleh raka-rakanita P2.
Setelah sholat, acara selanjutnya adalah tour keliling kampus PKN
STAN bersama raka-rakanita kami. Sambil berjalan, kami dijelaskan dan
diberitahukan tentang gedung-gedung beserta fungsinya. Kami juga bertanya
tentang letak gedung yang belum kami ketahui. Satu jam pun berlalu, kami
kembali menuju ke lapangan Student Center untuk melakukan apel sore. Kami
dipimpin oleh salah satu anggota Kopasus yang kembali mengajari kami aturan
baris-berbaris yang benar dan berdisiplin. Beberapa menit kemudian, apel sore
pun selesai dan kami boleh pulang. Tapi, berhubung hari ini saya sudah
melakukan pelanggaran, harus menerima konsekuensi yang ada yakni hukuman.
Karena pada hari itu saya sedang tidak enak badan, akhirnya pada pertengahan
kegiatan hukuman, saya masuk di tim medis untuk beristirahat dan meminta kayu
putih. Dan akhirnya pulang juga. Ketika saya pulang, Raka dan rakanita P2
menanyakan kesehatan saya dan mereka berpesan untuk istirahat dan menjaga
kesehatan.
C.
Hari Ke-2
Dinamika PKN-STAN 2015 (Sabtu, 3 Oktober 2015)
Pengembangan Potensi Diri
Sabtu ini, kami kembali
melaksanakan Dinamika dengan password “Disiplin adalah napasku. Alhamdulilah
pada hari ini kartu pelanggaran saya bersih. Hari ke-2 Dinamika tidak jauh
berbeda dengan hari pertama. Seperti biasa setelah memasuki gerbang, password, baris, apel, dan yang satu ini
yang berbeda dari sebelumnya yakni adanya sidak. Maba-miba setelah dilakukan
sidak ternyata masih banyak yang tercatat melakukan pelanggaran. Tapi
sebenarnya itu untuk kebaikan kami sendiri. Setelah itu, kami memasuki SC dan
untuk kali ini pembicara acara kami adalah Bapak Budi Setiawan yang menjabat
sebagai sekretariat
akuntan dan Bapak Yuniarto Hadi Wibowo
menjabat sebagai ajun akuntan. Beliau-beliau merupakan sekretariat PKN STAN dan
pengurus organisasi mahasiswa di kampus ini. Dalam materinya, Bapak Budi dan
Bapak Yuniarto mengatakan bahwa terdapat 65000 orang yang mendaftar USM PKN
STAN tahun 2015 ini dan hanya 3650 orang yang lulus atau sekitar 6% dari 100%
orang yang memperebutkan kursi PKN STAN ini. Sebagai gambaran matrialistis
bahwa bibit unggul PKN STAN ada 3650 orang, maka jika berkurang saja satu orang
negara akan rugi. Beliau juga
menambahkan bahwa drop out sangat
mungkin dan sering terjadi di PKN STAN dan mayoritas dari spesialisasi
akuntansi, namun, motivasikan diri agar tercipta suatu paradigma berpikir bahwa
DO adalah sebuah pacuan agar terus belajar giat dan berusaha. Bapak Budi juga
menambahkan bahwa semua property yang ada di kampus ini dapat digunakan sebaik
mungkin dan penuh tanggung jawab. Lalu, tersedianya ruang multimedia sebagai
ruangan belajar mahasiswa da nada pula ruang baca agar para mahasiswa dapat
melaksanakan tugasnya dengan tenang dan individual.
Ada pun peraturan umum PKN STAN diantaranya:
1. Kehadiran
80%, maksimal 3 kali pada satu mata kuliah
2. Tidak
diperkenankan melaksanakan kuliah gabungan/pararel antarkelas
3. Tidak
boleh mentolelir sifat-sifat yang melanggar integritas yang mempunyai sanksi
tegas yaitu drop out
4. Ujian
susulan diperkenankan apabila :
a) Kerabat
terdekat meninggal
b) Sakit
keras
c) Mahasiswa
mengikuti kegiatan internasional dengan
direktur PKN STAN
Mahasiswa juga akan dipastikan lulus apabila :
1. IPK minimal 2,60 disemester 1;
2. IPK minimal 2,75 disemester 2-6;
3.Tidak mendapatkan nilai ‘D’ pada mata kuliah MPK, MPB, dan
MKB;
4. Tidak boleh mendapatkan nilai ‘D’ lebih dari dua pada
mata kuliah MKK dan MBB;
5. Tidak boleh mendapatkan nilai ‘E’ pada semua mata kuliah.
Beliau menambahkan bahwa di PKN STAN terdapat tiga komponen
nilai yang menyusun IPK yaitu UTS sekitar 30-45%, UAS 30-45%, dan nilai
keaktifan sebanyak 10-40%. Bapak Budi dan Bapak Yuniarto juga menekankan bahwa
tidak ada remedial pada tiap mata kuliah.
Pada acara berikutnya adalah pengenalan
organisasi per spesialisasi di STAN yang awalnya ada 6 organisasi yaitu :
1.
HIMAS ( Himpunan Mahasiswa Akuntansi);
2.
IMP (Ikatan
Mahasiswa Pajak);
3.
HMP (Himpunan
Mahasiswa Penilai);
4.
HIMA PPLN : (Himpunan Mahasiswa Pengurusan
Piutang dan Lelang Negara);
5.
FOKMA :(Forum Mahasiswa Kebendaharaan Negara);
6.
HMBC :
(Himpunan Mahasiswa Kepabeanan dan Cukai).
Namun setelah berubah nama menjadi PKN
STAN maka berubah pula organisasi yang ada di PKN STAN menjadi Himpunan
Mahasiswa Jurusan yang terbagi oleh :
1.
HMJ Akuntansi;
2.
HMJ Pajak dan Penilai;
3.
HMJ Kepabeanan dan Cukai;
4.
HMJ Manajemen Keuangan ( Kebendaharaan Negara
dan Manajemen Aset ) .
Acara selanjutnya adalah talkshow. Sebelumnya, masing-masing dari
kami dipisahkan dan dikumpulkan kembali sesuai dengan spesialisasinya.
Spesialisasi Penilai, Manajemen Aset, Bea dan Cukai, serta Kebendaharaan Negara
pindah ke tempat lain. Sedangkan spesialisasi Pajak dan Akuntansi tetap di
gedung Student Center dan dibariskan
per spesialisasi. Saya pun berbaris dengan teman-teman Pajak . Kemudian MC
datang dan menyapa kami. Sebelum talkshow
dimulai, MC memperkenalkan dan menjelaskan biodata moderator serta pencapaian
apa saja yang di capai oleh moderator. Begitu pula moderator membacakan biodata
serta prestasi narasumber. Kali ini ada dua narasumber yang akan berbagi
pengalaman selama berkuliah di kampus PKN-STAN sekaligus menjadi inspirator
kami bahwa kuliah bukan sekedar belajar akademis tapi juga belajar
berorganisasi, yakni Kak Kurnia Kusuma Syafitri
yang menjadi Wakil Ketua Angkatan Pajak STAN dan menjadi 10 besar pajak STAN , yang kedua adalah Kak
Abdillah Hanif yang merupakan Ketua Bidang Pengembangan Mahasiswa STAN, dan Kak
Ahmad SInggih Febrianto yang merupakan Ketua Himas Akuntansi. Dalam talkshow ini Kak Kurnia dan Kak Hanif
fokus untuk mengajak para maba dan miba untuk terus berkarya dan menjadi
mahasiswa aktif selama berada di kampus ini. Mereka juga memberikan gambaran
mahasiswa aktif, bahwa adalah salah besar apabila orang yang aktif
berorganisasi akan melupakan akademisnya. Ketiga orang ini adalah 3 orang yang
aktif berorganisasi namun tetap memiliki IPK yang cemerlang. Mengapa? Karena
menurut mereka bahwa semakin sibuk seseorang maka orang itu akan makin pintar
untuk membagi waktu. Jangan menjadi mahasiswa yang kupu-kupu ( kuliah pulang )
karena akan sayang sekali bahwa masa kita menjadi mahasiswa tidak diimbangkan
dengan kepintaran berorganisasi.
Selesai talkshow, kami
keluar dari SC untuk kumpul perspesialisasi dan perkelas. Kami berkumpul
bersama dan membuat yel-yel. Setelah itu, kami yang muslim sholat dan makan
siang. Dan masuk lagi di SC yang acaranya diisi oleh IMP (Ikatan Mahasiswa
Pajak) yang menjelaskan bahwa di IMP terdapat 5 departemen dan 2 BPH (Badan
Pengurus Harian), juga program kerja yang antara lain ada Taxer Games, Tentir Mahasiswa Pajak, Taxer Chit Chat, Taxer of the year, Meet the mentor, KPK, dan ITF (Indonesian Tax Festifal). Kakak-kakak dari IMP juga menyediakan
game untuk kami, tapi saya tidak berpartisipasi karena hanya diambil 5 orang
per kelas dan saya memanfaatkan waktu
untuk tidur. Dan akhirnya, acara selesai. Kami kembali mengikuti apel di
lapangan SC tiber. Apel sore pun selesai sekaligus menutup acara Dinamika
PKN-STAN 2015 hari kedua.
Hari ke-3 ada di postingan selanjutnya ya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar