Jumat, 09 Desember 2016

REVIEW DINAMIKA PKN-STAN 2015


A.    Pradinamika (Minggu, 27 September 2015)
Persiapan Umum
Hari pertama bertemu dengan kelompok Rakca 40 merupakan hal yang menyenangkan bagi saya karena bertemu dengan teman-teman yang sebelumnya sudah akrab di grup line Rakca 40 namun belum pernah bertemu secara langsung. Pagi itu saya datang cukup pagi tapi barisan rakca 40 miba sudah hampir penuh. Sedangkan kelompok lain masih pendek-pendek barisannya. Saya berkenalan dengan teman-teman miba rakca 40, seseorang yang pertama saya tanyakan adalah Rachma karena selama ini saya lebih sering chat line dengan dia walau belum pernah bertemu. Tapi sayangnya tidak ada karena rupanya dia belum datang. Beberapa menit kemudian, seorang perempuan duduk disebelah barisan saya, kami berkenalan. Namanya Nia. Saya fikir ada anggota rakca40 yang belum masuk di grup line kami. Ketika saya menyebutkan nama saya Weni. Dia langsung bereaksi bahwa dia adalah Rachma yang selama ini akrab dengan saya. Namanya Rachmania. Oh iya kelompok Rakca 40 didampingi oleh Raka dan Rakanita yang kece dan kalem. Namanya Raka Agus dan Rakanita Devi. Jumlah anggota rakca 40 ada 32 orang, diantaranya 12 miba dan 20 maba.
Setelah apel sejenak di lapangan SC tiang bendera, kemudian kami dipersiapkan untuk masuk ke dalam gedung Student Center dengan berlari. Sampai di dalam gedung Student Center terdengar suara sorakan dari raka dan rakanita kami yang menyambut kami masuk ke dalam gedung Student Center diiringi musik. Kemudian kami dibariskan kembali sesuai kelompok lalu dipersilahkan untuk duduk. Ternyata rakanita Devi sudah di dalam SC sejak tadi menunggu kami dan menyambut kami dengan ceria. MC pun datang dan memulai acara. Kami disuruh berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars STAN dan Totalitas Perjuangan. Diantara kami banyak yang belum hafal Mars STAN. Kemudian kami dipersilahkan duduk kembali. Lalu kakak-kakak MC melanjutkan acara dengan perkenalan koordinator dinamika, diikuti dengan perkenalan panitia-panitia mulai dari BPH hingga konsumsi. Mereka pun menunjukkan yel-yel dan jargon mereka yang menurut saya menarik dan lucu. Setelah itu ada video yang menayangkan tentang “Perjuangan masuk STAN" dari awal hingga akhir. Kemudian ada ice breaking dari kakak-kakak panitia acara. Kami pun berdiri, menari dan bernyanyi bersama diiringi dengan musik.
Setelah acara di Student Center berakhir, kami pun menempati tempat apel kembali. Berbaris, diberi pengarahan, dan pulang. Acara Pradinamika pun selesai, namun kelompok kami berkumpul sejenak dan memulai diskusi mengenai hiasan papan kelompok dan penugasan lainnya seperti co card dan buku yang harus memiliki kertas nusantara yang sama. Untungnya ada Wira yang tanggap dan sudah mempersiapkan itu. Selain itu kami juga berkenalan dan mulai mengerjakan penugasan biodata teman satu kelompok. Acara kerja kelompok pun dilanjut lagi pada pukul 2 siang.

B.     Hari Ke-1 Dinamika PKN-STAN 2015 (Senin, 28 September 2015)
Pengenalan Kampus
Hari pertama Dinamika seharusnya menjadi awal yang baik bagi saya. Namun, ada saja halangan untuk mencapai itu. Ada hal yang menyebalkan pada hari itu adalah saya melakukan kesalahan yakni menggunakan jilbab yang tidak sesuai aturan. Kata rakanita P2 itu disebabkan karena jilbab saya terlalu transparan dan sebaiknya di double. Padahal waktu pradinamika kemarin saya sudah memakai jilbab yang double tapi teman-teman yang lain memakai jilbab paris tanpa di double dan tidak ada sanksi. Tapi mau bagaimana lagi, karena memang sudah aturan seperti itu. Akhirnya kartu pelanggaran saya pada hari pertama telah ternodai. Malu sekali rasanya nama ini dipanggil karena pelanggaran. Dan saya beritikad keesokan harinya untuk tidak melakukan kesalahan lagi. Untuk masalah password dan lain sebagainya Alhamdulilah tidak ada masalah. Password untuk hari ke 1 adalah “ Sebagai mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN kami siap mengabdikan diri secara utuh, penuh, dan menyeluruh. Serta menjaga nama baik almamater dengan penuh kebanggaan dan kecintaan”. Setelah diminta password dan diperiksa kelengkapan atribut, kami disuruh duduk di lapangan. Kemudian raka P2 menyuruh kami berdiri untuk berlatih apel pagi bersama salah satu anggota Kopasus. Kami pun dibariskan dan diajarkan bagaimana aturan baris-berbaris yang benar.
Seperti Pradinamika kemarin, setelah apel kami dipersiapkan moving untuk masuk ke gedung Student Center dengan berlari. Sesampainya didalam, kami disambut kembali dengan sorakan dari raka dan rakanita kami, serta bendera yang mereka kibarkan dengan diiringi musik. Beberapa saat kemudian kami dipersilahkan untuk duduk. Tak lama kemudian, MC pun datang dan memberi instruksi untuk berdiri menyambut Bapak Kusmanadji beserta jajaran-jajarannya. Kami pun bersorak sorai dan bertepuk tangan sembari mereka berjalan melewati kami. Lalu MC pun mempersilahkan Pak Kusmanadji untuk memukul gong yang menandakan bahwa acara Dinamika PKN STAN 2015 telah dibuka. Bapak Kusmanadji pun memberi sambutan dan memberikan beberapa materi kepada kami mengenai sejarah perkembangan/berdirinya PKN STAN. Beliau juga menjelaskan 9 spesialisasi yang ada di PKN STAN, diantaranya:
1.                  Spesialisasi DIII Akuntansi
2.                  Spesialisasi DI Kepabeanan dan Cukai
3.                  Spesialisasi DIII Kepabeanan dan Cukai
4.                  Spesialisasi DI Pajak
5.                  Spesialisasi DIII Pajak
6.                  Spesialisasi DIII Penilai
7.                  Spesialisasi DI Kebendaharaan Negara
8.                  Spesialisasi DIII Kebendaharaan Negara
9.                  Spesialisasi DIII Manajemen Aset
Serta struktur organisasi PNS(tingkat jabatan struktural) yang antara lain sebagai berikut :
1.      Eselon I terdiri dari Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Badan, dan lain-lain
2.      Eselon II terdiri dari Kepala Biro, Kepala Pusat, Sekretaris Direktorat Jenderal, Sekretaris Badan, dan lain-lain
3.      Eselon III terdiri dari Kepala Bagian, Kepala Bidang, dan lain-lain
4.      Eselon IV terdiri dari Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi.
Selain itu beliau juga menjelaskan persebaran Balai Diklat Keuangan (BDK) yaitu Medan, Palembang, Cimahi, Pekanbaru, Yogyakarta, Malang, Denpasar, Pontianak, Balikpapan, Manado, dan Makassar. Serta tak lupa memberi wejangan kepada kita agar menjadi maba dan miba yang kuat, cerdas, bertanggung jawab dan berintegritas untuk menjadi punggawa keuangan yang hebat.
Untuk pembicara selanjutnya adalah Ibu Sumiyati yang menjabat sebagai Ketua BPPK (Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan), sebelumnya beliau  menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan. Setelah memberikan kata sambutan dan motivasi kepada kami, Ibu Sumiyati menjelaskan seberapa besar anggaran yang digunakan untuk PKN STAN yaitu sekitar 88 milyar rupiah dan itu bukan uang yang sedikit, maka dari itu diharapkan para mahasiswa maupun mahasiswi PKN STAN menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab atas kesempatannya untuk berkuliah di PKN STAN ini. Beliau juga berpesan pada kami semua agar tetap semangat dalam menjalani perkuliahan dan terus menjaga kesehatan agar dapat menghasilkan IPK yang memuaskan selama berkuliah di PKN STAN. Beberapa jam pun berlalu, Ibu Sumiyati pun selesai memberikan kata-kata motivasinya kepada kami. Saya sangat kagum dengan beliau karena walau pun seorang wanita tapi mampu mengemban amanah sebagai Ketua BPPK. Dan saya sudah sangat familiar dengan nama beliau karena beliau lah yang menandatangani surat pengumuman kelulusan kami maba-miba PKN-STAN 2015 pada tanggal 20 September 2015 yang lalu. Setelah itu, kami yang beragama Islam menunaikan sholat Dhuhur berjamaah di dalam SC, sedangkan maba-miba yang beragama lain diarahkan ke luar SC oleh raka-rakanita P2.
Setelah sholat, acara selanjutnya adalah tour keliling kampus PKN STAN bersama raka-rakanita kami. Sambil berjalan, kami dijelaskan dan diberitahukan tentang gedung-gedung beserta fungsinya. Kami juga bertanya tentang letak gedung yang belum kami ketahui. Satu jam pun berlalu, kami kembali menuju ke lapangan Student Center untuk melakukan apel sore. Kami dipimpin oleh salah satu anggota Kopasus yang kembali mengajari kami aturan baris-berbaris yang benar dan berdisiplin. Beberapa menit kemudian, apel sore pun selesai dan kami boleh pulang. Tapi, berhubung hari ini saya sudah melakukan pelanggaran, harus menerima konsekuensi yang ada yakni hukuman. Karena pada hari itu saya sedang tidak enak badan, akhirnya pada pertengahan kegiatan hukuman, saya masuk di tim medis untuk beristirahat dan meminta kayu putih. Dan akhirnya pulang juga. Ketika saya pulang, Raka dan rakanita P2 menanyakan kesehatan saya dan mereka berpesan untuk istirahat dan menjaga kesehatan.
C.    Hari Ke-2 Dinamika PKN-STAN 2015 (Sabtu, 3 Oktober 2015)
Pengembangan Potensi Diri
Sabtu ini, kami kembali melaksanakan Dinamika dengan password “Disiplin adalah napasku. Alhamdulilah pada hari ini kartu pelanggaran saya bersih. Hari ke-2 Dinamika tidak jauh berbeda dengan hari pertama. Seperti biasa setelah memasuki gerbang, password, baris, apel, dan yang satu ini yang berbeda dari sebelumnya yakni adanya sidak. Maba-miba setelah dilakukan sidak ternyata masih banyak yang tercatat melakukan pelanggaran. Tapi sebenarnya itu untuk kebaikan kami sendiri. Setelah itu, kami memasuki SC dan untuk kali ini pembicara acara kami adalah Bapak Budi Setiawan yang menjabat sebagai  sekretariat akuntan dan Bapak Yuniarto Hadi Wibowo menjabat sebagai ajun akuntan. Beliau-beliau merupakan sekretariat PKN STAN dan pengurus organisasi mahasiswa di kampus ini. Dalam materinya, Bapak Budi dan Bapak Yuniarto mengatakan bahwa terdapat 65000 orang yang mendaftar USM PKN STAN tahun 2015 ini dan hanya 3650 orang yang lulus atau sekitar 6% dari 100% orang yang memperebutkan kursi PKN STAN ini. Sebagai gambaran matrialistis bahwa bibit unggul PKN STAN ada 3650 orang, maka jika berkurang saja satu orang negara akan rugi. Beliau  juga menambahkan bahwa drop out sangat mungkin dan sering terjadi di PKN STAN dan mayoritas dari spesialisasi akuntansi, namun, motivasikan diri agar tercipta suatu paradigma berpikir bahwa DO adalah sebuah pacuan agar terus belajar giat dan berusaha. Bapak Budi juga menambahkan bahwa semua property yang ada di kampus ini dapat digunakan sebaik mungkin dan penuh tanggung jawab. Lalu, tersedianya ruang multimedia sebagai ruangan belajar mahasiswa da nada pula ruang baca agar para mahasiswa dapat melaksanakan tugasnya dengan tenang dan individual.
Ada pun peraturan umum PKN STAN diantaranya:
1.   Kehadiran 80%, maksimal 3 kali pada satu mata kuliah
2.   Tidak diperkenankan melaksanakan kuliah gabungan/pararel antarkelas
3.   Tidak boleh mentolelir sifat-sifat yang melanggar integritas yang mempunyai sanksi tegas yaitu drop out
4.   Ujian susulan diperkenankan apabila :
a)      Kerabat terdekat meninggal
b)      Sakit keras
c)      Mahasiswa mengikuti kegiatan internasional dengan direktur PKN STAN
Mahasiswa juga akan dipastikan lulus apabila :
1. IPK minimal 2,60 disemester 1;
2. IPK minimal 2,75 disemester 2-6;
3.Tidak mendapatkan nilai ‘D’ pada mata kuliah MPK, MPB, dan MKB;
4. Tidak boleh mendapatkan nilai ‘D’ lebih dari dua pada mata kuliah MKK dan MBB;
5. Tidak boleh mendapatkan nilai ‘E’ pada semua mata kuliah.
Beliau menambahkan bahwa di PKN STAN terdapat tiga komponen nilai yang menyusun IPK yaitu UTS sekitar 30-45%, UAS 30-45%, dan nilai keaktifan sebanyak 10-40%. Bapak Budi dan Bapak Yuniarto juga menekankan bahwa tidak ada remedial pada tiap mata kuliah.
Pada acara berikutnya adalah pengenalan organisasi per spesialisasi di STAN yang awalnya ada 6 organisasi yaitu :
1.   HIMAS ( Himpunan Mahasiswa Akuntansi);
2.   IMP      (Ikatan Mahasiswa Pajak);
3.   HMP     (Himpunan Mahasiswa Penilai);
4.   HIMA PPLN : (Himpunan Mahasiswa Pengurusan Piutang dan Lelang Negara);
5.   FOKMA :(Forum Mahasiswa Kebendaharaan Negara);
6.   HMBC :  (Himpunan Mahasiswa Kepabeanan dan Cukai).
Namun setelah berubah nama menjadi PKN STAN maka berubah pula organisasi yang ada di PKN STAN menjadi Himpunan Mahasiswa Jurusan yang terbagi oleh :
1.   HMJ Akuntansi;
2.   HMJ Pajak dan Penilai;
3.   HMJ Kepabeanan dan Cukai;
4.   HMJ Manajemen Keuangan ( Kebendaharaan Negara dan Manajemen Aset ) .
                   Acara selanjutnya adalah talkshow. Sebelumnya, masing-masing dari kami dipisahkan dan dikumpulkan kembali sesuai dengan spesialisasinya. Spesialisasi Penilai, Manajemen Aset, Bea dan Cukai, serta Kebendaharaan Negara pindah ke tempat lain. Sedangkan spesialisasi Pajak dan Akuntansi tetap di gedung Student Center dan dibariskan per spesialisasi. Saya pun berbaris dengan teman-teman Pajak . Kemudian MC datang dan menyapa kami. Sebelum talkshow dimulai, MC memperkenalkan dan menjelaskan biodata moderator serta pencapaian apa saja yang di capai oleh moderator. Begitu pula moderator membacakan biodata serta prestasi narasumber. Kali ini ada dua narasumber yang akan berbagi pengalaman selama berkuliah di kampus PKN-STAN sekaligus menjadi inspirator kami bahwa kuliah bukan sekedar belajar akademis tapi juga belajar berorganisasi, yakni Kak Kurnia Kusuma Syafitri yang menjadi Wakil Ketua Angkatan Pajak STAN dan menjadi 10  besar pajak STAN , yang kedua adalah Kak Abdillah Hanif yang merupakan Ketua Bidang Pengembangan Mahasiswa STAN, dan Kak Ahmad SInggih Febrianto yang merupakan Ketua Himas Akuntansi. Dalam talkshow ini Kak Kurnia dan Kak Hanif fokus untuk mengajak para maba dan miba untuk terus berkarya dan menjadi mahasiswa aktif selama berada di kampus ini. Mereka juga memberikan gambaran mahasiswa aktif, bahwa adalah salah besar apabila orang yang aktif berorganisasi akan melupakan akademisnya. Ketiga orang ini adalah 3 orang yang aktif berorganisasi namun tetap memiliki IPK yang cemerlang. Mengapa? Karena menurut mereka bahwa semakin sibuk seseorang maka orang itu akan makin pintar untuk membagi waktu. Jangan menjadi mahasiswa yang kupu-kupu ( kuliah pulang ) karena akan sayang sekali bahwa masa kita menjadi mahasiswa tidak diimbangkan dengan kepintaran berorganisasi.
Selesai talkshow, kami keluar dari SC untuk kumpul perspesialisasi dan perkelas. Kami berkumpul bersama dan membuat yel-yel. Setelah itu, kami yang muslim sholat dan makan siang. Dan masuk lagi di SC yang acaranya diisi oleh IMP (Ikatan Mahasiswa Pajak) yang menjelaskan bahwa di IMP terdapat 5 departemen dan 2 BPH (Badan Pengurus Harian), juga program kerja yang antara lain ada Taxer Games, Tentir Mahasiswa Pajak, Taxer Chit Chat, Taxer of the year, Meet the mentor, KPK, dan ITF (Indonesian Tax Festifal). Kakak-kakak dari IMP juga menyediakan game untuk kami, tapi saya tidak berpartisipasi karena hanya diambil 5 orang per kelas dan saya memanfaatkan  waktu untuk tidur. Dan akhirnya, acara selesai. Kami kembali mengikuti apel di lapangan SC tiber. Apel sore pun selesai sekaligus menutup acara Dinamika PKN-STAN 2015 hari kedua.

 Hari ke-3 ada di postingan selanjutnya ya..

Tidak ada komentar: